Main Menu
Halaman Utama
Misteri Sejati
Jelajah
Artikel Lepas
Catatan Hitam
Links
Piranti Gaib
Sajian Utama
Zodiak
Pesugihan
Penampakan
Primbon
Piranti Seks
Ufo
Misteri Mancanegara
Advertorial
Film Horor
Prayoga Gemilang
Google Search
Login Form
Username

Password

Remember me
Lupa Password?
Belum Jadi Anggota? Daftar Di Sini
Total Users
10507 registered
7 today
42 this week
Last: caving
Saat Ini Ada 26 tamu online dan 3 members online
  • sasiee
  • kudel
  • caving
Advertisement

Advertisement

Advertisement

 
Dua Tahun Hidup dalam Cengkeraman Santet Istri Muda
Ditulis Oleh Jemy Haryanto   
Tuesday, 29 September 2009

Malam itu udara terasa sangat dingin dan lembab. Karena beberapa menit yang lalu hujan turun cukup deras. Menyebabkan kondisi pada jalan jalan utama di sekitar kota pontianak, yang tadinya kering dan berdebu, kini tampak basah dan tergenang oleh air. Sementara jam di tanganku sudah menunjukan pukul. 01.00 dini hari. Waktu dimana seharusnya aku sudah melabuhkan tubuhku di atas ranjang dan kemudian berlayar menelusuri samudra mimpi yang tiada bertepi. Namun kenyataannya aku sendiri masih on the way, berputar putar dari sudut ke sudut yang lain dalam kota itu, guna memantau situasi. Maklumlah sebagai seorang wartawan kriminal yang ditempatkan pada desk kriminal, hal tersebut sudah menjadi kebiasaanku, biasanya seusai deadline dan evaluasi di kantor. Karena pikirku yang namanya kriminal, kapan dan dimana saja bisa terjadi, bahkan tak kenal waktu. Apalagi dalam bulan bulan ini tingkat kejahatan naik signifikan, jadi memang harus selalu waspada. Tak lama handpone dalam sakuku bergetatar, menandakan adanya panggilan masuk dari seseorang. “ Mudah mudahan ada informasi hangat mengenai suatu peristiwa yang terjadi malam ini,” ucapku dalam hati sambil merogohkan tanganku ke dalam saku celana.

Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
Sejarah Kehidupan di Tanah Banjar
Ditulis Oleh Tajuddin Noor Ganie, M.Pd.   
Friday, 11 September 2009
ImageIstilah Tanah Banjar yang dimaksud dalam tulisan ini dibatasi pada daerah-daerah yang termasuk dalam wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Disebut Tanah Banjar, karena daerah-daerah dimaksud dahulunya (1526-1905) merupakan bekas wilayah Kerajaan Banjar, dan mayoritas penduduk yang tinggal di sana disebut etnis Banjar, sehingga daerah ini kemudian ditahbiskan sebagai pusat kebudayaan Banjar.  
Sejarah kehidupan di Tanah Banjar sudah dimulai setidak-tidaknya sejak 6-10 tahun SM.
Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya fosil manusia purba ras Austromelanesia berjenis kelamin wanita (40-60 tahun) di Gua Batu Babi, Gunung Batu Buli, Desa Randu, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, pada tahun 2000 yl.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim dari Balai Arkeologi Banjarbaru (Dr. Harry Widianto dkk) menunjukkan bahwa fosil manusia purba itu berusia sekitar 6-10 ribu tahun (SKH Banjarmasin Post, 4 Februari 2000).
Sejak zaman prasejarah dahulu suku bangsa yang tinggal di Pulau Kalimantan sudah memiliki ciri-ciri yang menunjukkan identitas mereka sebagai suku bangsa ras Melayu (Malayan Mongoloid)(Sulaksono, 2004:2).
Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
Koloni Biawak Misterius Serbu Rumah Dartim
Ditulis Oleh Dhany   
Friday, 10 July 2009

ImageRumah di Pulau Rakit itu tidak begitu megah tetapi punya daya tarik sangat kuat. Keunikan rumah seluas 70 meter persegi itu, bukan karena model ataupun pernak-pernik ornamennya melainkan, keberadaan binatang carnivora yang berkeliaran di sekelilingnya.

Binatang reptil pemakan daging itu dengan santainya bercanda di pelataran depan rumah, di kebun samping maupun halaman belakang rumah. Pemilik rumah itu, Dartim, 60 tahun, lebih unik lagi sebab, selain tidak merasa takut, lelaki ubanan itupun seakan tidak pernah merasa terganggu atas keberadaan biawak-biawak berukuran besar itu. Tetapi, yang tidak kalah uniknya, pria tamatan SR (setara SD) itu betah menduda sejak ditinggal mati istrinya beberapa tahun silam.

Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
Delapan Tahun Tersesat Di Kerajaan Jin Belantara Kalimantan Selatan
Ditulis Oleh Dhany   
Friday, 26 June 2009
ImagePedalaman Kalimantan sangat angker diantara pulau-pulau lain di Indonesia. Keangkerannya sudah menjadi rahasia umum khususnya di kalangan pekerja proyek jalur lintas Kalimantan Selatan maupun para transmigran.
Wingit dan keangkeran belantara Kalimantan Selatan tidak dapat bisa dijumpai hutan manapun di Pulau Jawa. Masyarakat di daerah Sungai Nyamuk, Desa Lampahan, Kabupaten Kota Baru, Propinsi Kalimantan Selatan sudah tidak aneh berpapasan maupun dihampiri jin berwujud aneh baik pada malam hari maupun di siang bolong.
Diantara lebatnya pohon-pohon tua berpostur raksasa, diyakini menjadi pusat Kerajaan Jin.
Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
Heboh Penemuan Singkong Mirip Manusia
Ditulis Oleh Ono S. Haiasan   
Thursday, 11 June 2009
ImageLahan kosong milik PT.PERURI yang berlokasi sekitar 300 meter dari komplek kostrad 305  teluk jambe, tepatnya  di kampung Suka manah RT.15/09 desa Teluk jambe kec. Teluk jambe timur, Karawang, jabar itu, sudah lama dibiarkan mangkrak dan terkenal angker. Karena warga setempat tak ada yang berani mendekat atau memasuki kawasan tersebut. Satu-satunya orang yang sering memasukinya hanyalah kang Hendra(48) warga sekitar yang memiliki kebun di sebelah lahan wingit tersebut. Dengan tidak adanya yang berani mendekat apa lagi memasukinya, praktis hampir setiap hari kawasan tersebut diselimuti suasana sepi dan senyap. Hingga kesan angkerpun terasa semakin kuat. Padahal jika dipikir, seharusnya tidak demikian. Karena tak jauh dari lahan tersebut ada jalan makadam yang kadang dipergunakan warga sekitar untuk memotong jalan masuk kampung tersebut.
baca selanjutnya...
Tersesat di Alam Lelembut
Ditulis Oleh Veren Fortun   
Friday, 01 May 2009

Cerita ini merupakan pengalaman pribadi penulis saat pertama belajar ilmu terawangan. Supaya lebih hidup penulis dipanggil “ Aku “.

Berawal dari coba-coba, aku naik turun gunung mencari guru spritual yang handal. Bahkan majalah kesayangan ini pun tak luput dari dahaga akan ilmu ghaib. Aku terus mencari keberbagai tempat, mulai dari memasuki hutan angker di punden-punden keramat, sungai, dan lain-lain hanya untuk sekedar mengasah kemampuan diri yang kumiliki. Aku ditemani oleh pak Asor, sebagai guru spritual. Tak jarang pepatah bilang “ Ilmu ginawuh kelawan lelaku “ betul-betul dirasakan.

Sebagai Odi, seorang pemuda belia yang masih ngangsu kaweruh akan ilmu yang dimiliki, aku tak pernah putus asa untuk terus menguji kemampuan. Sehingga suatu hari pak Asor menyuruh Odi untuk pergi ke hutan, untuk mencari tempat agar Odi bisa benar-benar merasakan kemampuan yang dimiliki.

Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
Kete Kesu Potret Orang Toraja
Ditulis Oleh Itong R.Hariyadi   
Friday, 06 March 2009

ImageKete Kesu ibarat satu titik dari sekian banyak situs obyek wisata di Tana Toraja (Tator). Hanya saja, hamparan hijau yang biasanya berupa hamparan padi, di musim kemarau berubah menjadi hamparan rumput. Kete Kesu berada dalam wilayah Lingkungan Bonoran, Kelurahan Tikunna Malenong, Kecamatan Sanggalangi. Dari pusat kota wisata Rantepao, jaraknya sekitar 4 kilometer. Untuk mencapai daerah itu sangat mudah. Dari jalan poros antara Makale (ibu kota Tana Toraja), dan Rantaepao, pengunjung berbelok ke jalan kecil sejauh 3 kilometer yang bisa dilewati dua kendaraan. Hanya di beberapa ruas jalan selain menyempit, terlihat aspal jalan mengelupas dan berlubang-lubang.

Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...

eXTReMe Tracker